Postingan

pesan dan kesan teman-teman

**Kesan dan Pesan** Sugiono, Fikomer '85, berdomisili di Cirebon. Meski belum membaca bukunya secara utuh, beberapa tulisan yang sudah dibagikan di WAG Alumni FIKOM 85 rasanya cukup mewakili isi bukumu. Tulisanmu mengalir, jujur, lugas, dan tanpa banyak basa-basi. Latar belakang jurnalistikmu tidak berhenti sebagai teori, tetapi benar-benar kamu praktikkan melalui buku yang merekam perjalanan hidup, nostalgia masa kuliah, dan kehidupan setelah meninggalkan bangku kuliah. Sebagai sahabat dan sesama alumni FIKOM 85, saya melihat buku ini layak dibaca karena di dalamnya bukan sekadar cerita pribadi, tetapi juga ada potongan kenangan yang mungkin membawa pembacanya kembali pada masa-masa yang pernah kita lalui bersama. Meldiana Martha Timisela, Fikomer '85, berdomisili di Bandung. Saya senang dan bangga pada sahabatku HoLian yg sudah menuliskan kisah2 inspiratifnya melalui pengalaman bersama teman dan keluarganya. Melalui kisah2nya saya juga d ajar untuk menghadapi hidup dalam ketu...

open komisi

Open Komisi Gambar  Situasi perekonomian akhir-akhir ini tidak begitu baik. Harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik.  Sampai pusing mengatur uang belanja bulanan. Jangan kan berpikir untuk menabung, tidak defisit saja rasanya sudah bersyukur banget.  Anakku juga mengeluh, dagangan akhir-akhir ini jadi agak sepi.  Karena itu, dia terpaksa melakukan pemotongan uang bulanan untuk adiknya. Yang biasa membantunya bikin list dan desain dari orderan yang masuk di olshopnya.. "Aku sedang berusaha menaikkan penjualan lagi. Untuk efisiensi, pekerjaan yang bersifat repetitif, aku alihkan ke AI. Dhamma otomatis terkena imbasnya. Aku nggak bisa bantu penuh seperti bulan-bulan sebelumnya." Dia berusaha menjelaskan situasinya.  Aku tercenung mendengarnya. Kaget, tapi berusaha tetap tenang. Aku coba memahami kesulitan yang sedang dihadapinya. Di sisi lain, aku juga khawatir pada anak keempatku. Saat ini dia sedang skripsi. Bagaimana dia melewati hari esok? Selama ini d...

bertemu teman lama

Bertemu Teman Lama Setiap kali bertemu dengan lama, selalu ada keharuan. Entah mengapa. Anak keduaku dan isterinya mengajak jalan-jalan ke Jawa Tengah. Bareng besan juga.  Awalnya, tujuan utama ke dusun Krecek di Temanggung. Aku setuju. Asal aku diberi kesempatan untuk bertemu teman-teman lama. Akhirnya, kami berlima berangkat. Kami sampai di Semarang pk 05.12. Kami memang sering berhenti di beberapa titik rest area. Untuk istirahat dan ke toilet. Anak dan mantuku paham sama kondisi kami. Jadi nggak narget harus cepat sampai. Alin-alon asal kelakon. Hari pertama, mantuku dan kedua orangtuanya memulai acara jalan-jalan dengan mengunjungi Sam Po Kong. Mereka mau berdoa dan nonton barongsai di sana. Sementara aku, berdua dengan anakku ke rumah teman SMA-ku dulu, di komplek Puri Anjasmoro. Tidak jauh dari kelenteng Sam Po Kong. Sudah puluhan tahun tidak bertemu.

disengat tawon.

Disengat Tawon Hari ini aku cepat berangkat tidur.  Pukul 19 sudah mengantuk. Tengah malam aku terbangun. Tubuh terasa segar kembali. Kantukku hilang. Aku teringat pada kejadian beberapa waktu lalu. Setelah menyiapkan sarapan tadi pagi, aku ke depan untuk sapu-sapu. Pukul 06.30.  Daun mahoni mulai berguguran. Selain membawa sapu lidi dan pengki, aku juga membawa arit untuk nyicil nebas alang-alang dan tanaman rambat yang tumbuh liar. Meski tidak tau kapan baru akan selesai dan bersih semua, aku tak ingin memikirkannya. Cukup lakukan apa yang aku bisa. Andai cuma bisa menebang dua pohon pete cina pun, tidak apa-apa. Yang penting, aku sudah berusaha. Terus bergerak. Tanggal 24 Juli 2026, anak-anak pindah dari kontrakan. Sewa apartemen tidak diperpanjang lagi. Anak sulungku menempati rumah yang dia ambil secara mencicil. Beberapa bulan lalu sudah serah terima kunci. Semoga jadi awal yang baik untuk semuanya. Semesta memberkahi. Anak ketigaku di rumah menemani. Dia juga baru balik...

mas sugi, si baik hati

Mas Sugi, Si Baik Hati Di grup angkatan kami, ada seorang teman yang selalu rajin kirim lagu, tulisan ringan tentang kesehatan atau kehidupan sehari-hari.  Membuat ucapan selamat ulang tahun disertai gambar foto diri yang berulang tahun. Hasilnya bagus-bagus.   Namanya Sugiono. Aku biasa memanggilnya dengan sebutan Mas Sugi.  Kenapa aku harus panggil "Mas" padahal sama-sama seangkatan? Di satu kesempatan, Mas Sugi pernah bercerita. Bahwa sesungguhnya dia menamatkan sekolah menengah atasnya pada tahun 1984. Bukan 1985. Panggilan itu juga sebagai bentuk apreasi atas kebaikannya, serta luasnya wawasan dan pengetahuannya. Aku merasa, masih harus lebih banyak belajar darinya. Awal pertama bertemu Mas Sugi itu, setelah tiga puluh tahun lebih, saat Yoki bikin trip jalan-jalan ke Yogya, dan menginap di pondok Sakabisa, miliknya. Itu jadi kali pertama juga buat aku bisa bertemu teman-teman lama lainnya. Rasanya senang, terharu... Sulit diungkapkan dalam kata-kata. Awalnya, aku ham...

lupa

Gambar
Lupa Setelah anak-anak tak ada lagi yang bersekolah, aku mulai jarang memperhatikan pergantian hari dan tanggal. Aku jadi sering lupa hari dan  tanggal sekarang. Kalau dulu, aku mengingat hari dan jadwal pelajaran anakku dengan baik. Tidak hanya untuk menyiapkan seragam yang mau dipakai sesuai dengan hari, tapi hapal sama mata pelajaran yang akan diikuti. Aku khawatir mereka lupa hari pengumpulan tugas atau ulangan harian. Setiap bangun pagi, hal pertama yang kulakukan adalah mengisi botol minum mereka.  Lalu, menyiapkan bekal untuk dibawa. Sekolah mewajibkan anak-anak bawa bekal dari rumah. Tidak boleh jajan. Bupati Purwakarta saat itu, KDM, mengatakan, tidak ada makanan yang lebih baik dibanding makanan yang disiapkan oleh ibu sendiri. Karena dimasak dengan cinta. Bagus juga sih peraturan seperti itu. Membangun kedekatan emosi antara orangtua dan anak, kebersamaan dengan teman-teman sekolah, hemat, bersih dan mencegah hal-hal tak diinginkan di kantin sekolah. Seperti : membu...

fun

Terimakasih Orang-orang Baik

Gambar
Terimakasih Orang-orang Baik Temanku tidak banyak. Hubungan pertemananku dengan ibu-ibu itu dibangun, ketika anak-anak mulai masuk sekolah TK. Perkenalanku dengan Mama Tio, diawali saat aku mengantarkan anak pertamaku, Abhi sekolah. Persahabatan kami tetap berlanjut, meski anak-anak kami sudah tidak bersekolah di sekolah yang sama. Aku hadir saat anak-anak Mama Tio menikah. Aku mengenal keluarga mereka dengan cukup baik. Orangnya baik. Lembut. Pinter masak. Berasal dari Banjarmasin. Beberapa waktu lalu, tepatnya 4 Mei 2026, Mama Tio meninggal, karena menderita penyakit diabet. Aku datang ke pemakaman dan rumah duka. Di sana, aku bertemu dengan ketiga putra putrinya dan kedua cucu perempuannya yang sudah beranjak remaja. Shabiya dan Khanza. Nuning, putri tertuanya banyak bercerita dengan mata berkaca-kaca. Aku coba menghiburnya. Tampaknya, dia yang mewarisi dan akan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan ibunya. Kami tetap kontakan walau lewat WA. Saat Abhi masuk SD, aku berkena...

friday quotes

Gambar
 Kata-kata bijak ini seperti mengingatkan aku kembali.  Jadi self reminder dan motivasi diri untuk terus belajar, berusaha, menjadi orang yg lebih baik. Dikirimkan oleh seorang teman di grup alumni. Terimakasih untuk inspirasi paginya. Kota Baru, Sabtu, 27 Juni 2026, Pk 12:42.

Obrolan di grup tanggal 23 Mei 2026 tentang Sebuah Proses

Gambar
Tentang Sebuah Proses [23/5 09:21] Ratnavati: Aku selalu percaya...  Dan nyata bisa dirasakan langsung. Ada dua hal yg sangat fundamental, yakni: sabar n konsistensi. Meski terkesan lambat/pelan, bila terus ditekuni, pasti akan ada hasilnya. Tdk langsung "besar" memang, tapi mengakar n stabil. [23/5 09:23] Ratnavati: Tidak terpengaruh pd trend atau jd "kutu loncat", percaya pd proses yg dijalani n ditekuni oleh diri sendiri. [23/5 09:28] Ratnavati: Misal nih ya.  Kalo sdg bertekun pd satu bidang . Ya bertekun terus di bidang itu. Shg bener2 menguasai n paham, arah maunya konsumen, bgm mengatasi trouble teknis yg muncul, bgm mendapatkan margin n menentukan harga yg sdh sgt kompetitif, mengantisipasi perubahan yg disebabkan kebijakan dari eksternal, dlsb. [23/5 09:28] Ratnavati: Totalitas. Sebenarnya, kesimpulan itu lahir dari mengamati proses anak2ku dari waktu ke waktu.  Jatuh bangun, sampai menemukan jln yg cocok n stabil.  Berkaca jg pada perjalanan hdpku sendiri...

berdoa

Gambar
Berdoa Hari ini topik yang diangkat Mas Sugi di grup angkatan kami adalah: tentang "Doa". Aku berpikir sambil menggoreng tahu. Ya, keseharian hidup kita, memang tak luput dari aktivitas "berdoa". "Doa" menjadi pendorong utama. Mengarahkan kita untuk selalu berusaha menjalani hidup dengan baik. Dengan berdoa, hati jadi lebih mantap dan fokus, setiap kali hendak mulai melakukan sesuatu.  Doa membangkitkan kesadaran, keyakinan dalam diri, bahwa kebaikan akan selalu menuntun dan membawa kita pada kebaikan juga. Apa yang bukan jadi bagian kita, tidak akan menimpa kita. Setiap mau berangkat tidur, aku menyediakan waktu beberapa saat untuk berdialog dengan diriku sendiri, dan berdoa sebentar... "Terimakasih untuk hari ini. Aku bisa melewatinya dengan baik. Semoga besok aku bisa bangun dalam keadaan baik pula. Terimakasih Semesta.  Semoga semua makhluk, hidup berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu."  Esok harinya, saat bangun tidur, sebelum memulai aktivitas, a...

defenisi bahagia

Gambar
Defenisi Bahagia Hari ini Mas Sugi mengangkat topik tentang "Bahagia", dibagikan ke grup angkatan kami  dan dibahas dari berbagai sudut pandang. Tadi aku bersih-bersih di depan. Cabut-csbut rumput dan menyapu daun-daun kering yang rontok, lalu membakarnya. Lumayan, jadi terlihat lebih lapang. Meski capek, tapi ada rasa lega. Aku mulai sapu-sapu dari pk 6, dan pulang ke rumah pk 10. Dhamma, anak keempatku, tiga kali mengecekku ke depan sambil membawakan minum. Mungkin dia khawatir aku kecapean lalu pingsan. Saat bersih-bersih itu, Bu Puri kirim soto. Radya, anak keduanya yang mengantar. Keluarga mereka selalu baik.  Tiap masak sesuatu, Bu Puri selalu mengirimkannya untukku. Padahal, aku nggak kasih apa-apa. Katanya , suka ingat aja ke cici kalau lagi masak sesuatu. Biar sedikit juga, pengen ngasih, biar bisa nyicipin.  Jadi terharu... Semoga Bu Puri dan keluarga selalu diberkahi. Sotonya  langsung kumakan setelah pulang dari bebersih di depan. Terimakasih Bu Puri... D...

Dari obrolan di WAG Fikomers '85 hari ini, Jumat, 19 Juni 2026 yg bahas ttg topik "cinta"

Gambar
Dari Obrolan di WAG Fikomers '85 tentang "Menangis dan Cinta"  19/6 12:51] Ratnavati: Setelah menua, dan setelah melewati banyak hal, kita baru menyadari bahwa : jatuh bangun, terluka, tertawa, menangis, merupakan bagian dari cara Semesta  mengajari,  melatih dan membentuk  kita menjadi  sosok yang lebih baik, lebih tangguh, lebih berkesadaran, dari sebelumnya.  Perjalanan untuk mendapatkan semua itu tidak selalu mudah.  Kadang, saat sedang diproses dan berproses itu, energi seperti habis tersedot, tak bersisa. Merasa tak berdaya.  Hampir menyerah pada keadaan.  Pernah ada di situasi sulit dan tak mengenakkan itu.   Dinamika masa muda... Jatuh cinta dan mencintai orang yang salah. Meninggalkan luka yang mendalam, nangis-nangis,  dan patah hati untuk waktu yang cukup lama. Drama banget deh. Saat  ditinggalkan, cintamu diabaikan, merasa diri tak layak, dan dia berlalu begitu saja,  memilih orang lain, yang dirasa lebih ...

Obrolan dengan anak keempatku

Obrolan dengan anak keempatku  Anak keempatku sedang menggambar, sambil nyetel lagu. Aku duduk di sampingnya, sembari makan dan membaca pesan-pesan yang masuk. Saat itu yang sedang mengalun sebuah lagu lama, berjudul Sweet Victory, yang dinyanyikan David Glen Eisley.  Pas reff-nya, dia bilang gini...  "Lagu ini seperti menceritakan kisah hidup Mama. Meski tak sempurna, tapi Mama sudah berusaha sekuat tenaga melakukan yang terbaik. Mama memang bukan  pemenang , tapi Mama bisa keluar dari situasi yang sulit dan tetap bisa survive. Tanpa privelege. Bertahan sampai hari ini. Mama hampir tumbang, dengan tertatih-tatih, berusaha untuk tetap bisa bangkit lagi..." Ujarnya, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar monitor. Dia terus menggambar. Aku terdiam mendengar kata-katanya. Tak mengira dia akan berkata seperti itu. Wah, air mataku langsung deras mengucur. Tanpa dapat ditahan. Seperti bendungan yang jebol. Huhuhuu...😭😭 Tq son... Much love...👍🙏💪💪🔥🔥😘😘 Aku cepat-...

cinta dalam diam

Gambar
Cinta Dalam Diam Akhir-akhir ini listrik sering padam. Bergantian di beberapa wilayah. Seperti hari ini. Apakah pemadaman ini ada kaitannya dengan kenaikan BBM per 11 Juni 2026, pk 00.00 WIB? Entahlah. Aku tidak terlalu mengikuti berita. Lebih kepikiran sama harga-harga kebutuhan pokok yang naik drastis. Sebagai rakyat biasa, hanya bisa pasrah dan menerima keputusan tersebut, sembari berharap, semua akan baik-baik saja. Situasi perekonomian akan kembali stabil. Dari Seputar Info Cikampek, PLN menyatakan, pemadaman dilakukan dalam rangka kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi. Listrik mati, berarti pekerjaan akan jadi tertunda. Orderan yang masuk tak bisa diproses. Ada kekhawatiran juga sih. Tak terbayangkan kalau kena pinalty lagi... Semua akan hangus. Kerja keras selama ini akan jadi sia-sia. "Tapi, masih ada satu kesempatan. Semoga situasi tak menentu ini cepat berlalu, dan segala sesuatunya dimudahkan jalannya..." gumamku dalam hati. Harap-harap cemas. Dal...

HUT Ke 60

Gambar
HUT Ke- 60 Tahun Hari ini aku genap berusia 60 tahun.  Terimakasih Semesta aku diberi kesempatan sampai sejauh ini... Aku merasa, sepanjang hidupku, selalu dijaga, dilindungi dan diberkahi.  Sambil ngulek bumbu, aku terus berpikir. Coba mengingat-ingat kembali. Apa saja yang sudah kulewati selama ini. Besok anak-anak pulang. Kemarin aku sudah berbelanja ke pasar untuk membeli beberapa keperluan. Aku lebih suka masak sendiri daripada makan di luar.  Rasanya lebih puas.  Ditambah situasi perekonomian di tanah air sedang tidak baik-baik saja... Dollar sudah tembus ke angka Rp17.600 per hari ini. Harga-harga melambung tinggi. Benar-benar harus cermat mengatur pengeluaran dan uang belanja. Kalau tidak ingin mengalami defisit di akhir bulan. Kemarin aku beli tiga ikat opak mentah, emping, cumi asin, teri, jagung manis, kentang, dan daging ayam.  Saat anak-anak kumpul nanti, mau kurebuskan jagung dan goreng opak. Pasti seru. Bisa bercanda dan saling bertukar cerita. Ti...

memasuki usia 60 tahun

Memasuki usia 60 tahun Mengenang Nenekku Yang Penyayang  Beberapa hari lagi, aku akan genap berusia 60 tahun. Aku berpikir lama, sambil mengingat-ingat. Apa saja yang telah kulalui dari waktu ke waktu dalam fase hidupku, hingga saat ini...  Aku terlahir di sebuah keluarga sederhana sebagai anak kedua dari tujuh bersaudara, di sebuah desa kecil, Kab.Asahan Sumut. Sosok yang melekat erat di ingatanku sampai hari ini adalah nenekku, dari pihak ibu.  Bagiku, nenek sosok perempuan tangguh, ulet, sabar, pekerja keras, dan sangat penyayang. Menyelesaikan masalah tanpa banyak mengeluh. Ciri khas perempuan Jawa yang berhati lembut. Selalu mengenakan samping dan kebaya, dengan rambut disanggul. Seluruh hidupnya diperuntukkan untuk keluarga. Dari nenek, aku banyak belajar. Salah satu hal yang masih kuingat dan kurindukan sampai hari ini adalah saat makan bersama.  Nenek selalu memastikan seluruh anggota keluarga kumpul semua di meja kayu yang besar dan panjang itu, baru akan me...