Postingan

Obrolan di grup tanggal 23 Mei 2026 tentang Sebuah Proses

Gambar
Tentang Sebuah Proses [23/5 09:21] Ratnavati: Aku selalu percaya...  Dan nyata bisa dirasakan langsung. Ada dua hal yg sangat fundamental, yakni: sabar n konsistensi. Meski terkesan lambat/pelan, bila terus ditekuni, pasti akan ada hasilnya. Tdk langsung "besar" memang, tapi mengakar n stabil. [23/5 09:23] Ratnavati: Tidak terpengaruh pd trend atau jd "kutu loncat", percaya pd proses yg dijalani n ditekuni oleh diri sendiri. [23/5 09:28] Ratnavati: Misal nih ya.  Kalo sdg bertekun pd satu bidang . Ya bertekun terus di bidang itu. Shg bener2 menguasai n paham, arah maunya konsumen, bgm mengatasi trouble teknis yg muncul, bgm mendapatkan margin n menentukan harga yg sdh sgt kompetitif, mengantisipasi perubahan yg disebabkan kebijakan dari eksternal, dlsb. [23/5 09:28] Ratnavati: Totalitas. Sebenarnya, kesimpulan itu lahir dari mengamati proses anak2ku dari waktu ke waktu.  Jatuh bangun, sampai menemukan jln yg cocok n stabil.  Berkaca jg pada perjalanan hdpku sendiri...

Doa

Gambar
Berdoa Hari ini topik yang diangkat Mas Sugi di grup angkatan kami adalah: tentang "Doa". Aku berpikir sambil menggoreng tahu. Ya, keseharian hidup kita, memang tak luput dari aktivitas "berdoa". "Doa" menjadi pendorong utama. Mengarahkan kita untuk selalu berusaha menjalani hidup dengan baik. Dengan berdoa, hati jadi lebih mantap dan fokus, setiap kali hendak mulai melakukan sesuatu.  Doa membangkitkan kesadaran, keyakinan dalam diri, bahwa kebaikan akan selalu menuntun dan membawa kita pada kebaikan juga. Apa yang bukan jadi bagian kita, tidak akan menimpa kita. Setiap mau berangkat tidur, aku menyediakan waktu beberapa saat untuk berdialog dengan diriku sendiri, dan berdoa sebentar... "Terimakasih untuk hari ini. Aku bisa melewatinya dengan baik. Semoga besok aku bisa bangun dalam keadaan baik pula. Terimakasih Semesta.  Semoga semua makhluk, hidup berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu."  Esok harinya, saat bangun tidur, sebelum memulai aktivitas, a...

defenisi bahagia

Gambar
Defenisi Bahagia Hari ini Mas Sugi mengangkat topik tentang "Bahagia", dibagikan ke grup angkatan kami  dan dibahas dari berbagai sudut pandang. Tadi aku bersih-bersih di depan. Cabut-csbut rumput dan menyapu daun-daun kering yang rontok, lalu membakarnya. Lumayan, jadi terlihat lebih lapang. Meski capek, tapi ada rasa lega. Aku mulai sapu-sapu dari pk 6, dan pulang ke rumah pk 10. Dhamma, anak keempatku, tiga kali mengecekku ke depan sambil membawakan minum. Mungkin dia khawatir aku kecapean lalu pingsan. Saat bersih-bersih itu, Bu Puri kirim soto. Radya, anak keduanya yang mengantar. Keluarga mereka selalu baik.  Tiap masak sesuatu, Bu Puri selalu mengirimkannya untukku. Padahal, aku nggak kasih apa-apa. Katanya , suka ingat aja ke cici kalau lagi masak sesuatu. Biar sedikit juga, pengen ngasih, biar bisa nyicipin.  Jadi terharu... Semoga Bu Puri dan keluarga selalu diberkahi. Sotonya  langsung kumakan setelah pulang dari bebersih di depan. Terimakasih Bu Puri... D...

Dari obrolan di WAG Fikomers '85 hari ini, Jumat, 19 Juni 2026 yg bahas ttg topik "cinta"

Gambar
Dari Obrolan di WAG Fikomers '85 tentang "Menangis dan Cinta"  19/6 12:51] Ratnavati: Setelah menua, dan setelah melewati banyak hal, kita baru menyadari bahwa : jatuh bangun, terluka, tertawa, menangis, merupakan bagian dari cara Semesta  mengajari,  melatih dan membentuk  kita menjadi  sosok yang lebih baik, lebih tangguh, lebih berkesadaran, dari sebelumnya.  Perjalanan untuk mendapatkan semua itu tidak selalu mudah.  Kadang, saat sedang diproses dan berproses itu, energi seperti habis tersedot, tak bersisa. Merasa tak berdaya.  Hampir menyerah pada keadaan.  Pernah ada di situasi sulit dan tak mengenakkan itu.   Dinamika masa muda... Jatuh cinta dan mencintai orang yang salah. Meninggalkan luka yang mendalam, nangis-nangis,  dan patah hati untuk waktu yang cukup lama. Drama banget deh. Saat  ditinggalkan, cintamu diabaikan, merasa diri tak layak, dan dia berlalu begitu saja,  memilih orang lain, yang dirasa lebih ...

Obrolan dengan anak keempatku

Obrolan dengan anak keempatku  Anak keempatku sedang menggambar, sambil nyetel lagu. Aku duduk di sampingnya, sembari makan dan membaca pesan-pesan yang masuk. Saat itu yang sedang mengalun sebuah lagu lama, berjudul Sweet Victory, yang dinyanyikan David Glen Eisley.  Pas reff-nya, dia bilang gini...  "Lagu ini seperti menceritakan kisah hidup Mama. Meski tak sempurna, tapi Mama sudah berusaha sekuat tenaga melakukan yang terbaik. Mama memang bukan  pemenang , tapi Mama bisa keluar dari situasi yang sulit dan tetap bisa survive. Tanpa privelege. Bertahan sampai hari ini. Mama hampir tumbang, dengan tertatih-tatih, berusaha untuk tetap bisa bangkit lagi..." Ujarnya, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar monitor. Dia terus menggambar. Aku terdiam mendengar kata-katanya. Tak mengira dia akan berkata seperti itu. Wah, air mataku langsung deras mengucur. Tanpa dapat ditahan. Seperti bendungan yang jebol. Huhuhuu...😭😭 Tq son... Much love...👍🙏💪💪🔥🔥😘😘 Aku cepat-...

cinta dalam diam

Gambar
Cinta Dalam Diam Akhir-akhir ini listrik sering padam. Bergantian di beberapa wilayah. Seperti hari ini. Apakah pemadaman ini ada kaitannya dengan kenaikan BBM per 11 Juni 2026, pk 00.00 WIB? Entahlah. Aku tidak terlalu mengikuti berita. Lebih kepikiran sama harga-harga kebutuhan pokok yang naik drastis. Sebagai rakyat biasa, hanya bisa pasrah dan menerima keputusan tersebut, sembari berharap, semua akan baik-baik saja. Situasi perekonomian akan kembali stabil. Dari Seputar Info Cikampek, PLN menyatakan, pemadaman dilakukan dalam rangka kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi. Listrik mati, berarti pekerjaan akan jadi tertunda. Orderan yang masuk tak bisa diproses. Ada kekhawatiran juga sih. Tak terbayangkan kalau kena pinalty lagi... Semua akan hangus. Kerja keras selama ini akan jadi sia-sia. "Tapi, masih ada satu kesempatan. Semoga situasi tak menentu ini cepat berlalu, dan segala sesuatunya dimudahkan jalannya..." gumamku dalam hati. Harap-harap cemas. Dal...

HUT Ke 60

Gambar
HUT Ke- 60 Tahun Hari ini aku genap berusia 60 tahun.  Terimakasih Semesta aku diberi kesempatan sampai sejauh ini... Aku merasa, sepanjang hidupku, selalu dijaga, dilindungi dan diberkahi.  Sambil ngulek bumbu, aku terus berpikir. Coba mengingat-ingat kembali. Apa saja yang sudah kulewati selama ini. Besok anak-anak pulang. Kemarin aku sudah berbelanja ke pasar untuk membeli beberapa keperluan. Aku lebih suka masak sendiri daripada makan di luar.  Rasanya lebih puas.  Ditambah situasi perekonomian di tanah air sedang tidak baik-baik saja... Dollar sudah tembus ke angka Rp17.600 per hari ini. Harga-harga melambung tinggi. Benar-benar harus cermat mengatur pengeluaran dan uang belanja. Kalau tidak ingin mengalami defisit di akhir bulan. Kemarin aku beli tiga ikat opak mentah, emping, cumi asin, teri, jagung manis, kentang, dan daging ayam.  Saat anak-anak kumpul nanti, mau kurebuskan jagung dan goreng opak. Pasti seru. Bisa bercanda dan saling bertukar cerita. Ti...