Postingan

Dari obrolan di WAG Fikomers '85 hari ini, Jumat, 19 Juni 2026 yg bahas ttg topik "cinta"

Gambar
[19/6 12:51] Ratnavati: Setelah menua, n setelah melewati banyak hal, kita baru menyadari bahwa : jatuh bangun, terluka, tertawa, menangis, merupakan bagian dari cara Semesta  mengajari,  melatih n membentuk  kita menjadi  sosok yg lebih baik, lebih tangguh, lebih berkesadaran, dari sebelumnya.  Walau kadang,  proses yg harus dilalui itu  seperti menyedot habis energimu. Saat  ditinggalkan, cintamu diabaikan, merasa diri tak layak, dan dia berlalu begitu saja,  memilih org lain, yg dirasa lebih menarik, lebih pintar dibanding dirimu,  memang sangat menyakitkan.  Tapi di balik itu, ada pelajaran berharga yg tersembunyi. Mungkin, dia memang bukan org yg tepat utkmu, shg tdk bisa menghargai  n tdk bisa melihat ketulusanmu. Meski sakit, jadi belajar n memotivasi diri sendiri, utk introspeksi. Belajar n terus belajar. Bangkit, n tidak membiarkan dirimu terus terpuruk !   Di saat yg tepat, akan ada waktunya bertemu dgn org ...

Obrolan dengan anak keempatku

Obrolan dengan anak keempatku  Anak keempatku sedang menggambar, sambil nyetel lagu. Aku duduk di sampingnya, sembari makan dan membaca pesan-pesan yang masuk. Saat itu yang sedang mengalun sebuah lagu lama, berjudul Sweet Victory, yang dinyanyikan David Glen Eisley.  Pas reff-nya, dia bilang gini...  "Lagu ini seperti menceritakan kisah hidup Mama. Meski tak sempurna, tapi Mama sudah berusaha sekuat tenaga melakukan yang terbaik. Mama memang bukan  pemenang , tapi Mama bisa keluar dari situasi yang sulit dan tetap bisa survive. Tanpa privelege. Bertahan sampai hari ini. Mama hampir tumbang, dengan tertatih-tatih, berusaha untuk tetap bisa bangkit lagi..." Ujarnya, tanpa mengalihkan pandangannya dari layar monitor. Dia terus menggambar. Aku terdiam mendengar kata-katanya. Tak mengira dia akan berkata seperti itu. Wah, air mataku langsung deras mengucur. Tanpa dapat ditahan. Seperti bendungan yang jebol. Huhuhuu...😭😭 Tq son... Much love...👍🙏💪💪🔥🔥😘😘 Aku cepat-...

mati listrik

Semua Akan Berlalu Akhir-akhir ini listrik sering padam. Bergantian di beberapa wilayah. Seperti hari ini. Apakah pemadaman ini ada kaitannya dengan kenaikan BBM per 11 Juni 2026, pk 00.00 WIB? Entahlah. Aku tidak terlalu mengikuti berita. Hanya bisa pasrah dan menerima keputusan tersebut, sembari berharap, semua akan baik-baik saja. Situasi perekonomian akan kembali stabil. Dari Seputar Info Cikampek, PLN menyatakan, pemadaman dilakukan dalam rangka kegiatan pemeliharaan dan penguatan jaringan distribusi. Listrik mati, berarti pekerjaan akan jadi tertunda. Orderan yang masuk tak bisa diproses. Ada kekhawatiran juga sih. Tak terbayangkan kalau kena pinalty lagi... Semua akan hangus. Kerja keras selama ini akan jadi sia-sia. "Tapi, masih ada satu kesempatan. Semoga situasi tak menentu ini cepat berlalu, dan segala sesuatunya dimudahkan jalannya..." gumamku dalam hati. Harap-harap cemas. Dalam tiga minggu terakhir, sudah dua kali kena pinalty. Banyak faktor eksternal yang mempe...

HUT Ke 60

Memasuki Usia 60 Tahun Hari ini aku genap berusia 60 tahun.  Terimakasih Semesta aku diberi kesempatan sampai sejauh ini... Aku merasa, sepanjang hidupku, selalu dijaga, dilindungi dan diberkahi.  Sambil ngulek bumbu, aku terus berpikir. Coba mengingat-ingat kembali. Apa saja yang sudah kulewati selama ini. Besok anak-anak pulang. Kemarin aku sudah berbelanja ke pasar untuk membeli beberapa keperluan. Aku lebih suka masak sendiri daripada makan di luar.  Rasanya lebih puas.  Ditambah situasi perekonomian di tanah air sedang tidak baik-baik saja... Dollar sudah tembus ke angka Rp17.600 per hari ini. Harga-harga melambung tinggi. Benar-benar harus cermat mengatur pengeluaran dan uang belanja. Kalau tidak ingin mengalami defisit di akhir bulan. Kemarin aku beli tiga ikat opak mentah, emping, cumi asin, teri, jagung manis, kentang, dan daging ayam.  Saat anak-anak kumpul nanti, mau kurebuskan jagung dan goreng opak. Pasti seru. Bisa bercanda dan saling bertukar ceri...

memasuki usia 60 tahun

Memasuki usia 60 tahun Beberapa hari lagi, aku akan genap berusia 60 tahun. Aku berpikir lama, sambil mengingat-ingat. Apa saja yang telah kulalui dari waktu ke waktu dalam fase hidupku, hingga saat ini...  Aku terlahir di sebuah keluarga sederhana sebagai anak kedua dari tujuh bersaudara, di sebuah desa kecil, Kab.Asahan Sumut. Sosok yang melekat erat di ingatanku sampai hari ini adalah nenekku, dari pihak ibu.  Bagiku, nenek sosok perempuan tangguh, ulet, sabar, pekerja keras, dan sangat penyayang. Menyelesaikan masalah tanpa banyak mengeluh. Ciri khas perempuan Jawa yang berhati lembut. Selalu mengenakan samping dan kebaya, dengan rambut disanggul. Seluruh hidupnya diperuntukkan untuk keluarga. Dari nenek, aku banyak belajar. Salah satu hal yang masih kuingat dan kurindukan sampai hari ini adalah saat makan bersama.  Nenek selalu memastikan seluruh anggota keluarga kumpul semua di meja kayu yang besar dan panjang itu, baru akan memulai makan. Cucunya diabsen satu per s...

cabut gigi

Cabut Gigi Kota Baru, 27 Maret 2026 (Pk 21:41). Gigi gerahamku sudah dua kali patah. Pertama, karena menggigit ceker ayam. Aku suka bikin sop dan memasukkan beberapa potong ceker agar kaldunya lebih banyak, dan warna kuah sopnya lebih menarik. Kuning keemasan. Kedua, patah saat aku sedang mengunyah sukro. Jadi gigi geraham kedua sebelah kiri bawah, hanya tersisa sepertiganya.  Sangat tidak nyaman saat makan. Kadang berdenyut sampai ke leher, dan bikin badan meriang. Namun, aku belum menemukan dokter yang pas dan cocok. Beberapa kali ke dokter gigi, pelayanannya tidak sesuai harapan. Mungkin karena pakai BPJS ya. Bagiku, rasa aman dan percaya itu sangat penting.  Kalau dokter yang menangani tidak friendly, ketus, bisa dipastikan aku tidak akan melanjutkan perawatan di klinik itu lagi. Aku akan cari cara sendiri untuk sementara mengatasi rasa sakitnya. Setidaknya, untuk membantu meredakan. Entah itu dengan minum rebusan air jahe, kunyit, serai, mengunyah bawang putih atau menela...

MENJENGUK TEMAN Sakit.

Mengunjungi Teman Lama Aku ke Bekasi tanggal 17 Maret 2026, ditemani anak perempuanku. Kami naik kereta Cikuray.  Aku sudah janjian sama Gebi untuk bertemu dengan Ulani dan Ika Jatnika hari itu. Sebelum aku sempat meminta dan mengeluarkan kata-kata saktiku, Gebi sudah menawarkan diri terlebih dahulu untuk menjemputku. Mungkin dia iba padaku, atau, bisa jadi dia sudah hapal dengan lagak lagu lamaku.  "Kamu mau berbuat baik nggak?" Biasanya aku akan mengeluarkan kata-kata itu, bila ingin meminta seseorang melakukan sesuatu untukku. Selalu begitu. Hahaha... "Besok aku jemput, jam 11 ya Ho..." Ujarnya menegaskan. Langsung, tanpa basa basi. "Ya nggak bisa jam 11 tepat begitu, Geb. Aku kan butuh waktu untuk jalan keluar dari kereta... 11.15..." Aku berusaha menjelaskan. Agar dia tak perlu menunggu terlalu lama. "Selisih 15 menit mah, cin cai-lah, Ho..." Dia membalas disertai emot tertawa. Kereta terlambat tujuh menit saat berhenti di stasiun tujuan. Me...