Postingan

berbagi kebahagiaan kecil

Mas Sugi, Si Baik Hati Di grup angkatan kami, ada seorang teman yang selalu rajin kirim lagu, tulisan ringan tentang kesehatan atau kehidupan sehari-hari.  Membuat ucapan selamat ulang tahun disertai gambar foto diri yang berulang tahun. Hasilnya bagus-bagus.   Namanya Sugiono. Aku biasa memanggilnya dengan sebutan Mas Sugi.  Kenapa aku harus panggil "Mas" padahal sama-sama seangkatan? Di satu kesempatan, Mas Sugi pernah bercerita. Bahwa sesungguhnya dia menamatkan sekolah menengah atasnya pada tahun 1984. Bukan 1985. Panggilan itu juga sebagai bentuk apreasi atas kebaikannya, serta luasnya wawasan dan pengetahuannya. Aku merasa, masih harus lebih banyak belajar darinya. Awal pertama bertemu Mas Sugi itu, setelah tiga puluh tahun lebih, saat Yoki bikin trip jalan-jalan ke Yogya, dan menginap di pondok Sakabisa, miliknya. Itu jadi kali pertama juga buat aku bisa bertemu teman-teman lama lainnya. Rasanya senang, terharu... Sulit diungkapkan dalam kata-kata. Awalnya, aku ham...

lupa

Gambar
Lupa Setelah anak-anak tak ada lagi yang bersekolah, aku mulai jarang memperhatikan pergantian hari dan tanggal. Aku jadi sering lupa hari dan  tanggal sekarang. Kalau dulu, aku mengingat hari dan jadwal pelajaran anakku dengan baik. Tidak hanya untuk menyiapkan seragam yang mau dipakai sesuai dengan hari, tapi hapal sama mata pelajaran yang akan diikuti. Aku khawatir mereka lupa hari pengumpulan tugas atau ulangan harian. Setiap bangun pagi, hal pertama yang kulakukan adalah mengisi botol minum mereka.  Lalu, menyiapkan bekal untuk dibawa. Sekolah mewajibkan anak-anak bawa bekal dari rumah. Tidak boleh jajan. Bupati Purwakarta saat itu, KDM, mengatakan, tidak ada makanan yang lebih baik dibanding makanan yang disiapkan oleh ibu sendiri. Karena dimasak dengan cinta. Bagus juga sih peraturan seperti itu. Membangun kedekatan emosi antara orangtua dan anak, kebersamaan dengan teman-teman sekolah, hemat, bersih dan mencegah hal-hal tak diinginkan di kantin sekolah. Seperti : membu...

fun

Terimakasih Orang-orang Baik

Gambar
Terimakasih Orang-orang Baik Temanku tidak banyak. Hubungan pertemananku dengan ibu-ibu itu dibangun, ketika anak-anak mulai masuk sekolah TK. Perkenalanku dengan Mama Tio, diawali saat aku mengantarkan anak pertamaku, Abhi sekolah. Persahabatan kami tetap berlanjut, meski anak-anak kami sudah tidak bersekolah di sekolah yang sama. Aku hadir saat anak-anak Mama Tio menikah. Aku mengenal keluarga mereka dengan cukup baik. Orangnya baik. Lembut. Pinter masak. Berasal dari Banjarmasin. Beberapa waktu lalu, tepatnya 4 Mei 2026, Mama Tio meninggal, karena menderita penyakit diabet. Aku datang ke pemakaman dan rumah duka. Di sana, aku bertemu dengan ketiga putra putrinya dan kedua cucu perempuannya yang sudah beranjak remaja. Shabiya dan Khanza. Nuning, putri tertuanya banyak bercerita dengan mata berkaca-kaca. Aku coba menghiburnya. Tampaknya, dia yang mewarisi dan akan meneruskan nilai-nilai kebaikan yang diajarkan ibunya. Kami tetap kontakan walau lewat WA. Saat Abhi masuk SD, aku berkena...

friday quotes

Gambar
 Kata-kata bijak ini seperti mengingatkan aku kembali.  Jadi self reminder dan motivasi diri untuk terus belajar, berusaha, menjadi orang yg lebih baik. Dikirimkan oleh seorang teman di grup alumni. Terimakasih untuk inspirasi paginya. Kota Baru, Sabtu, 27 Juni 2026, Pk 12:42.

Obrolan di grup tanggal 23 Mei 2026 tentang Sebuah Proses

Gambar
Tentang Sebuah Proses [23/5 09:21] Ratnavati: Aku selalu percaya...  Dan nyata bisa dirasakan langsung. Ada dua hal yg sangat fundamental, yakni: sabar n konsistensi. Meski terkesan lambat/pelan, bila terus ditekuni, pasti akan ada hasilnya. Tdk langsung "besar" memang, tapi mengakar n stabil. [23/5 09:23] Ratnavati: Tidak terpengaruh pd trend atau jd "kutu loncat", percaya pd proses yg dijalani n ditekuni oleh diri sendiri. [23/5 09:28] Ratnavati: Misal nih ya.  Kalo sdg bertekun pd satu bidang . Ya bertekun terus di bidang itu. Shg bener2 menguasai n paham, arah maunya konsumen, bgm mengatasi trouble teknis yg muncul, bgm mendapatkan margin n menentukan harga yg sdh sgt kompetitif, mengantisipasi perubahan yg disebabkan kebijakan dari eksternal, dlsb. [23/5 09:28] Ratnavati: Totalitas. Sebenarnya, kesimpulan itu lahir dari mengamati proses anak2ku dari waktu ke waktu.  Jatuh bangun, sampai menemukan jln yg cocok n stabil.  Berkaca jg pada perjalanan hdpku sendiri...

Doa

Gambar
Berdoa Hari ini topik yang diangkat Mas Sugi di grup angkatan kami adalah: tentang "Doa". Aku berpikir sambil menggoreng tahu. Ya, keseharian hidup kita, memang tak luput dari aktivitas "berdoa". "Doa" menjadi pendorong utama. Mengarahkan kita untuk selalu berusaha menjalani hidup dengan baik. Dengan berdoa, hati jadi lebih mantap dan fokus, setiap kali hendak mulai melakukan sesuatu.  Doa membangkitkan kesadaran, keyakinan dalam diri, bahwa kebaikan akan selalu menuntun dan membawa kita pada kebaikan juga. Apa yang bukan jadi bagian kita, tidak akan menimpa kita. Setiap mau berangkat tidur, aku menyediakan waktu beberapa saat untuk berdialog dengan diriku sendiri, dan berdoa sebentar... "Terimakasih untuk hari ini. Aku bisa melewatinya dengan baik. Semoga besok aku bisa bangun dalam keadaan baik pula. Terimakasih Semesta.  Semoga semua makhluk, hidup berbahagia. Sadhu, sadhu, sadhu."  Esok harinya, saat bangun tidur, sebelum memulai aktivitas, a...