defenisi bahagia
Defenisi Bahagia Hari ini Mas Sugi mengangkat topik tentang "Bahagia", dibagikan ke grup angkatan kami dan dibahas dari berbagai sudut pandang. Tadi aku bersih-bersih di depan. Cabut-csbut rumput dan menyapu daun-daun kering yang rontok, lalu membakarnya. Lumayan, jadi terlihat lebih lapang. Meski capek, tapi ada rasa lega. Aku mulai sapu-sapu dari pk 6, dan pulang ke rumah pk 10. Dhamma, anak keempatku, tiga kali mengecekku ke depan sambil membawakan minum. Mungkin dia khawatir aku kecapean lalu pingsan. Saat bersih-bersih itu, Bu Puri kirim soto. Radya, anak keduanya yang mengantar. Keluarga mereka selalu baik. Tiap masak sesuatu, Bu Puri selalu mengirimkannya untukku. Padahal, aku nggak kasih apa-apa. Katanya , suka ingat aja ke cici kalau lagi masak sesuatu. Biar sedikit juga, pengen ngasih, biar bisa nyicipin. Jadi terharu... Semoga Bu Puri dan keluarga selalu diberkahi. Sotonya langsung kumakan setelah pulang dari bebersih di depan. Terimakasih Bu Puri... D...