keseleo
Keseleo Selama tiga hari, aku terpaksa berbaring, dan tak bisa melakukan apa-apa. Waktu terasa melambat. Sesekali aku putar mantra atau doa. Berharap hati dan pikiranku lebih tenang. Mendengarkan lagu-lagu country klasik, atau membaca pesan-pesan yang masuk. Untuk mengalihkan perhatian agar tidak terfokus terus pada rasa sakit yang mendera di pergelangan kaki kiriku. Rasa tidak nyaman itu sudah mulai terasa saat aku balik dari Jakarta dua minggu lalu. Waktu itu memang beberapa kali transit dan naik turun tangga di stasiun. Sambil membawa tentengan. Terasa sih kalau kaki tuaku ini sudah tak selincah dulu lagi. Refleknya melambat. Tapi begitulah, hati seorang ibu. Yang ada di pikirannya hanya makanan kesukaan anaknya. Mumpung ketemu. Jadi ya dibuatkan dan dibawakan, sekalian untuk bekal makanku sendiri di jalan. Sebenarnya, yang aku siapkan itu makanan yang sangat biasa. Nggak rumit gimana-gimana sih. Dadar telur, ayam goreng dan tumisan sayur labu siam mini dicampur den...