Dari obrolan di WAG Fikomers '85 hari ini, Jumat, 19 Juni 2026 yg bahas ttg topik "cinta"


Dari Obrolan di WAG Fikomers '85 tentang "Menangis dan Cinta" 


19/6 12:51] Ratnavati: Setelah menua, dan setelah melewati banyak hal, kita baru menyadari bahwa : jatuh bangun, terluka, tertawa, menangis, merupakan bagian dari cara Semesta  mengajari,  melatih dan membentuk  kita menjadi  sosok yang lebih baik, lebih tangguh, lebih berkesadaran, dari sebelumnya. 

Perjalanan untuk mendapatkan semua itu tidak selalu mudah. 

Kadang, saat sedang diproses dan berproses itu, energi seperti habis tersedot, tak bersisa. Merasa tak berdaya.  Hampir menyerah pada keadaan. 

Pernah ada di situasi sulit dan tak mengenakkan itu.  
Dinamika masa muda...

Jatuh cinta dan mencintai orang yang salah. Meninggalkan luka yang mendalam, nangis-nangis,  dan patah hati untuk waktu yang cukup lama. Drama banget deh.

Saat  ditinggalkan, cintamu diabaikan, merasa diri tak layak, dan dia berlalu begitu saja,  memilih orang lain, yang dirasa lebih menarik, lebih pintar dibanding dirimu,  memang sangat menyakitkan. 
Tapi di balik itu semua, ada pelajaran berharga yang tersembunyi.

Mungkin, dia memang bukan orang yang tepat untukmu, sehingga tidak bisa melihat dan menghargai ketulusanmu.

Meski sakit, jadi belajar dan memotivasi diri sendiri, untuk introspeksi. Belajar dan terus belajar. Bangkit, dan tidak membiarkan diri  terus terpuruk !  

Di saat yang tepat, akan ada waktunya bertemu dengan orang yang tepat juga. Yang lebih bisa menghargai dan  menerima  dirimu apa adanya.

[19/6 12:55] Ratnavati: Selalu percaya... 
Kita akan terkoneksi dengan orang yang sefrekuensi.

Kota Baru, Jumat, 19 Juni 2026, Pk 14:37.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

pengukuhan Ulan sebagai guru besar

memasuki usia 60 tahun

Kisahku (part 1)