Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2026

pesan dan kesan teman-teman

**Kesan dan Pesan** 1. Sugiono, Fikomer '85, berdomisili di Cirebon. Meski belum membaca bukunya secara utuh, beberapa tulisan yang sudah dibagikan di WAG Alumni FIKOM 85 rasanya cukup mewakili isi bukumu. Tulisanmu mengalir, jujur, lugas, dan tanpa banyak basa-basi. Latar belakang jurnalistikmu tidak berhenti sebagai teori, tetapi benar-benar kamu praktikkan melalui buku yang merekam perjalanan hidup, nostalgia masa kuliah, dan kehidupan setelah meninggalkan bangku kuliah. Sebagai sahabat dan sesama alumni FIKOM 85, saya melihat buku ini layak dibaca karena di dalamnya bukan sekadar cerita pribadi, tetapi juga ada potongan kenangan yang mungkin membawa pembacanya kembali pada masa-masa yang pernah kita lalui bersama. 2. Meldiana Martha, Fikomer '85, berdomisili di Bandung. Saya senang dan bangga pada sahabatku Ho Lian yang sudah menuliskan kisah-kisah inspiratifnya melalui pengalaman bersama teman dan keluarganya. Melalui kisah-kisahnya itu, saya juga  belajar untuk menghadapi...

open komisi

Open Komisi Gambar  Situasi perekonomian akhir-akhir ini tidak begitu baik. Harga-harga kebutuhan pokok terus merangkak naik.  Sampai pusing mengatur uang belanja bulanan. Jangan kan berpikir untuk menabung, tidak defisit saja rasanya sudah bersyukur banget.  Anakku juga mengeluh, dagangan akhir-akhir ini jadi agak sepi.  Karena itu, dia terpaksa melakukan pemotongan uang bulanan untuk adiknya. Yang biasa membantunya bikin list dan desain dari orderan yang masuk di olshopnya.. "Aku sedang berusaha menaikkan penjualan lagi. Untuk efisiensi, pekerjaan yang bersifat repetitif, aku alihkan ke AI. Dhamma otomatis terkena imbasnya. Aku nggak bisa bantu penuh seperti bulan-bulan sebelumnya." Dia berusaha menjelaskan situasinya.  Aku tercenung mendengarnya. Kaget, tapi berusaha tetap tenang. Aku coba memahami kesulitan yang sedang dihadapinya. Di sisi lain, aku juga khawatir pada anak keempatku. Saat ini dia sedang skripsi. Bagaimana dia melewati hari esok? Selama ini d...

bertemu teman lama

Bertemu Teman Lama Setiap kali bertemu dengan lama, selalu ada keharuan. Entah mengapa. Anak keduaku dan isterinya mengajak jalan-jalan ke Jawa Tengah. Bareng besan juga.  Awalnya, tujuan utama ke dusun Krecek di Temanggung. Aku setuju. Asal aku diberi kesempatan untuk bertemu teman-teman lama. Akhirnya, kami berlima berangkat. Kami sampai di Semarang pk 05.12. Kami memang sering berhenti di beberapa titik rest area. Untuk istirahat dan ke toilet. Anak dan mantuku paham sama kondisi kami. Jadi nggak narget harus cepat sampai. Alin-alon asal kelakon. Hari pertama, mantuku dan kedua orangtuanya memulai acara jalan-jalan dengan mengunjungi Sam Po Kong. Mereka mau berdoa dan nonton barongsai di sana. Sementara aku, berdua dengan anakku ke rumah teman SMA-ku dulu, di komplek Puri Anjasmoro. Tidak jauh dari kelenteng Sam Po Kong. Sudah puluhan tahun tidak bertemu.